Postingan

"Jangan Seperti Bapak", Hangatnya Hubungan Ayah dan Anak!

Gambar
JAKARTA, THEATERINDONESIA – Industri film layar lebar kembali disuguhi oleh sebuah film bergenre drama aksi, kali ini adalah Amazing Grace Production bekerjasama dengan Jayashree Movie Production mempersembahkan karyanya bertajuk “Jangan Seperti Bapak” yang disutradarai oleh Daniet Tito Pakpahan. Jangan Seperti Bapak merupakan film yang mengusung tema hubungan ayah dan anak. Mengikuti perjalanan Angel, seorang perempuan muda yang hidupnya berubah drastis sejak ayah yang ia cintai tewas dibunuh secara tragis di hari ulangtahunnya yang ke-20. Angel pun berusaha mencari kebenaran yang terjadi dibalik kematian ayahnya. Namun ternyata hal itu yang menyeretnya masuk kedalam pusaran konflik antar 2 organisasi besar yang memperebutkan kekuasaan. “Film ini tidak hanya mengandalkan adegan action , tetapi juga membawa pesan emosional yang relevan bagi banyak keluarga,” ujar Daniel Tito selaku sutradara. Selain itu, film yang berdurasi 100 menit ini juga menyoroti isu sosial yang sedang mar...

Ungkap Skandal Penerbangan, Lewat Film ' Penerbangan Terakhir'!

Gambar
  JAKARTA, THEATERINDONESIA – Rumah produksi VMS Studio meluncurkan karya layar lebar terbarunya berjudul, Penerbangan Terakhir, yang sudah tayang di bioskop sejak 15 Januari silam. Film yang disutradarai Benni Setiawan ini membawa kisah tentang skandal dunia penerbangan, selain itu juga akan mengajak penonton mengenali taktik laki-laki manipulatif. Diproduseri oleh Tony Ramesh dengan produser eksekutif Shalu T.M., Penerbangan Terakhir membawa kisah yang menggemparkan sekaligus menjadi refleksi bagi banyak Perempuan untuk mewaspadai laki-laki yang memiliki sifat seperti Kapten Deva yang diperankan oleh Jerome Kurnia. “Kapten Deva ini memang sangat kompleks orangnya. Tapi satu yang paling sulit adalah ada satu adegan pertengkaran antara Deva dan Tiara, di mana Deva itu ingin mengambil kembali cintanya si Tiara dan di situ ada pertengkaran hebat yang terjadi dan naik turunnya secara emosi susah sekali. Karena emosinya susah, kamera angle -nya susah,” ungkap Jerome Kurnia. Sela...

Film 'Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?', Angkat Isu Fatherless di Indonesia!

Gambar
  JAKARTA, THEATERINDONESIA -- Paragon Pictures dan Ideosouce Entertainment siap mempersembahkan produksi layar lebar terbarunya berjudul Tuhan Benarkah Kau Mendengarku . Sebuah karya kolaborasi Indonesia - Malaysia bersama Astro Shaw dan turut didukung oleh Netzme, KMIF, WIW Multinet Pictures, serta Virtuelines Entertainment. Film Tuhan Benarkah Kau Mendengarku merupakan karya sutradara Jay Sukmo. #FilmTBKM juga diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, dan Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Film drama religi ini mengisahkan tentang sebuah keluarga broken home, dimana Laila (Annisa Kaila), remaja yang harus menerima kenyataan pahit ketika keluarganya runtuh. Perceraian orangtuanya membuatnya tumbuh tanpa kehadiran ayah, sementara hubungan dengan sang Ibu pun merenggang. Dalam cuplikan final trailer yang dirilis, film ini merefleksikan fenomena fatherless yang kian nyata di Indonesia, ketika anak kehilangan figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. "Laila mewa...

Film 'Alas Roban' : Ketika Mitos Melegenda Berubah Menjadi Horor Psikologis

Gambar
  JAKARTA, THEATERINDONESIA – Pernah dengar soal Alas Roban? Jalur pantura yang dikenal memiliki banyak cerita didalamnya. Jalur yang ramai dibicarakan masyarakat pada tahun 90-an. Kini, Unlimited Production berkolaborasi dengan Narasi Semesta dan Legacy Pictures, siap menayangkan produksi terbarunya, Alas Roban, di bioskop pada awal tahun 2026. Film ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan merangkum larangan-larangan mistis yang selama ini sering diperbincangkan oleh masyarakat seperti: menghindari melintas Alas Roban tepat saat tengah malam. tidak singgah ke warung pinggir jalan, tidak menanggapi suara yang memanggil nama dari sisi jalan, dan tidak menatap bayangan diam yang tampak di pepohonan. Sang sutradara menambahkan, Alas Roban memiliki latar yang kuat karena menyimpan sejarah panjang dan misteri yang terus hidup di tengah masyarakat. “Alas Roban menyimpan banyak sejarah dan misteri. Jalur ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling angker di Jawa,” ujar Hadrah. “F...

Film 'Musuh Dalam Selimut', Hadirkan Perselingkuhan yang Tidak Biasa!

Gambar
JAKARTA, THEATERINDONESIA – Rumah produksi Narasi Semesta siap kembali menyambut penonton Indonesia diawal tahun 2026 dengan karya terbarunya, Musuh Dalam Selimut . Perlu diketahui bahwa Narasi Semesta merupakan rumah produksi film yang didirikan oleh sutradara ternama, Hadrah Daeng Ratu bersama sang suami, Deni Saputra. Narasi Semesta juga sebelumnya telah memproduksi judul Pantaskah Aku Berhijab tahun 2024.   Musuh Dalam Selimut merupakan film drama besutan Hadrah Daeng Ratu yang menampilkan konflik dalam rumah tangga. Dikisahkan Gadis ( Yasmin Napper ) baru saja menikah dengan Andika ( Arbani Yasiz ) dan menempati rumah baru disebuah komplek. Ternyata, mereka memiliki seorang tetangga bernama Suzy ( Megan Domani ) yang memiliki karakter sangat aktif hingga menimbulkan kesan “terlalu ikut campur” urusan rumah tangga mereka. Musuh Dalam Selimut merupakan produksi Narasi Semesta yang bekerjasama dengan Unlimited Production, Legacy Pictures, A&Z, dan SubTube. Dalam film i...

Film 'Danyang Wingit Jumat Kliwon', Hadirkan Nuansa Mistis Khas Jawa

Gambar
JAKARTA, THEATERINDONESIA -- Genre horor bagi industri perfilman memang seolah tidak ada habisnya untuk diangkat menjadi sebuah karya. Bahkan Khanza Film Entertainment mempersembahkan film 'Danyang Wingit Jumat Kliwon' , film yang mengupas ambisi seorang dalang memburu kehidupan abadi melalui ritual terlarang yaitu tumbal manusia. Film 'Danyang Wingit Jumat Kliwon' disutradarai oleh Agus Riyanto yang mengalihwahanakan naskah karya Dirmawan Hatta. Film ini hadir dengan mengedepankan nuansa mistis khas Jawa lewat penggunaan gamelan, wayang kulit, dan simbol budaya tradisional, bukan hanya dengan sederet jumpscare . Selain itu, film Danyang Wingit Jumat Kliwon juga membawa pesan sosial tentang ambisi manusia dan bahaya kekuatan gaib yang disalahgunakan. "Di film ini bukan mau mengangkat misteri untuk menakut-nakuti, melainkan untuk lebih belajar tentang bagaimana kita menghormati budaya itu," ungkap Celine Evangelista saat Press Conference di Plaza Senayan XXI,...

Film "Jangan Panggil Mama Kafir" Tunjukkan Nilai Kemanusiaan!

Gambar
  JAKARTA, THEATERINDONESIA -- Rumah produksi Maxima Pictures bekerjasama dengan Rocket Studio Entertainment kembali menghadirkan karya terbarunya berjudul " Jangan Panggil Mama Kafir " , sebuah drama keluarga penuh haru yang mengambil unsur nilai kemanusiaan. Film ini merupakan film ke-60 yang di produksi Maxima Pictures dan menjadi bagian dari perayaan ulang tahun  ke-21 rumah produksi tersebut di industri perfilman Indonesia. Fim yang menceritakan tentang Fafat ( dibintangi oleh Giorgino Abraham ), putra seorang Ustadzah, yang jatuh cinta pada Maria ( dibintangi oleh Michelle Ziudith ), seorang non-Muslim. Meski banyak halangan dan penolakan, keduanya tetap memperjuangkan hubungan mereka hingga akhirnya menikah dan dikaruniai seorang putri bernama Laila. Bagi Michelle Ziudith, memerankan Maria adalah pengalaman yang membawanya ke perjalanan batin yang dalam. Ia menggambarkan karakter ini sebagai refleksi tentang cinta seorang ibu yang melampaui batas keyakinan. "Buat...